Kamis, 08 Juli 2010

Asteroid dan Komet

Chemicals | 12.39 |

Meski terlalu kecil untuk disebut sebagai planet, asteroid dan komet telah menakut-nakuti manusia. Aada yang meyakini, bahwa pada suatu saat masa depan nanti, asteroid atau komet akan menabrak bumi dan menghancurkan bumi. Seperti dampak 65 juta tahun yang lalu yang telah diyakini secara luas, meteor telah membunuh dinasaurus.

Asteroid dan komet dianggap sebagai sisa-sisa dari awan raksasa dari gas dan debu yang kental untuk menciptakan matahari, planet, dan bulan sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Saat ini, sebagian besar asteroid mengorbit matahari dalam sabuk padat terletak antara Mars dan Jupiter.

Perbedaan antara asteroid dan komet adalah komet cenderung memiliki senyawa kimia lainnya yang menguap ketika dipanaskan, seperti air, dan orbitnya lebih berbentuk bulat panjang (berbentuk telur).

Sabuk Asteroid

Asteroid pada dasarnya adalah potongan batu yang ukuran diameternya dari beberapa meter sampai beberapa mil (Asteroid kecil yang disebut meteoroid). Asteroid terbesar, Ceres, adalah lebarnya sekitar 590 mil (950 km). Kebanyakan asteroid, terletak di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Banyak ahli astronomi percaya sabuk tersebut tidak pernah berkumpul menjadi planet karena gaya tarik gravitasi Jupiter. Astronom lain mengatakan sabuk adalah sebuah planet yang hancur selama tabrakan.

Komet adalah bola batu dan es yang ekornya sangat panjang, mendekati matahari dalam orbitnya sangat elips. Ketika komet memanas, gas dan debu yang dikeluarkan ke belakang mereka.

Walaupun ada mungkin triliunan komet ada di luar tata surya, komet terang muncul di langit malam terlihat oleh bumi sekitar sekali per dekade. Jangka pendek seperti komet Halley yang terganggu dari apa yang disebut Kuiper belt keluar di luar orbit Neptunus dan melewati dalam sistem matahari sekali atau dua kali dalam seumur hidup manusia. Long-periode komet berasal dari Awan Oort, cincin yang mencapai luar tata surya, dan lewat dekat matahari setiap ratusan atau ribuan tahun.


Sumber: http://science.nationalgeographic.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Copyright ©2010-2013 Starchem05 Designed By: Software Reviews and Downloads Powered by Blogger